CONTOH PROPOSAL USAHA AKBAR ENTERPRENEUR

 

A.   DATA PRIBADI
Nama                                    : Huda
Tempat dan Tgl lahir             : Batam, 13 Desember 1990
Jenis kelamin                        : LAKI-LAKI  
Alamat diJakarta                   : Menteng. jakarta pusat
Alamat Di Batam                   : Kota Batam
Agama                                   : ISLAM
Pekerjaan                              : MAHASISWA PPs UNJ
Nomor KTP                            : 6371071102820xxx
No.HP                                    : 085619884xxx
Email                                     : huda_ini@yahoo.co.id

B.   DATA USAHA
Nama Perusahaan                  : MULIA ABADI’
Bidang Usaha                         : PETERNAKAN
Jenis Produk                           : TERNAK IKAN LELE
Lokasi  Usaha                         : Kota Batam

















LATAR BELAKANG
 
Potensi lahan perikanan budidaya di Indonesia cukup besar yang didukung oleh kondisi alam Indonesia yang mempunyai keragaman fisiografis yang menguntungkan untuk akuakultur. Suhu air wilayah tropis yang relatif tinggi dan stabil sepanjang tahun memungkinkan kegiatan budidaya berlangsung sepanjang tahun. Tipologi bentang lahan dan pesisir yang beragam memberi peluang untuk pengembangan komoditas budidaya yang beragam pula
Ikan, selain dikenal kaya dengan protein yang dikandungnya memiliki komposisi asam amino yang lengkap, juga diketahui mengandung lemak yang kaya akan asam lemak tak jenuh jamak atau polyunsaturated fatty acids (PUFA) yang berkhasiat bagi kesehatan. Minyak ikan lebih banyak mengandung asam lemak tak jenuh jamak atau polyunsaturated fatty acids (PUFA).
Pemilihan jenis usaha perikanan budidaya ikan lele ini sangat terkait dengan ketersediaan sumber daya yang ada di wilayah ini. Wilayah ini sebagian besar memiliki aliran air yang cukup besar.
Usaha budidaya lele juga merupakan usaha yang dapat dijadikan sambilan yang dapat menambah penghasilan, atau mungkin dapat dijadikan sebagai sekedar hobi. Apabila kita menempatkannya sebagai suatu budidaya, maka budidaya lele termasuk usaha yang sangat menjanjikan, sebab permintaan terhadap komoditi ini selalu tinggi.
Ikan lele saat ini sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia, umumnya dipulau jawa. Hal ini dimungkinkan karena kemudahan perawatan, bahkan untuk pakannya, dapat memanfaatkan plankton, cacing, insekta, udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. Untuk usaha budidaya, penggunaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas. Budidaya lele, baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan di kolam tanah, bak tembok atau bak plastik. Budidaya di bak tembok dan bak plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan ataupun lahan marjinal lainnya.
Konsumsi masyarakat di makassar / ujungpandang terhadap ikan air tawar cukup tinggi, terutama pada jenis ikan lele, tingginya kebutuhan masyarakat di makassar / ujungpandang akan komsumsi ikan lele tersebut merupakan potensi yang belum tergarap oleh peternak lokal
TUJUAN


Adapun tujuan dari usaha budidaya ikan lele antara lain :
1.    Memanfaatkan potensi alam yang ada didaerah ini untuk menunjang perekonomian.
2.    Ikut memajukan program penmerintah dalam rangka mengelola potensi daerah.
3.    Ikut menyuplai kebutuhan gizi masyarakat dari sektor perikanan.
4.    Menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola usaha, khususnya pada budidaya ikan lele.
5

LOKASI USAHA

Usaha tersebut di kerjakan di alamatkota Batam







PROSPEK USAHA
 
Aspek Pemasaran
 
Untuk saat sekarang ini permintaan ikan lele masih tinggi ditengah masyarakat, khususnya disumatera barat, ikan lele sangat dibutuhkan oleh rumah makan dan restoran, pecel lele, dan konsumsi rumah tangga. Jadi untuk pemasaran ikan sangat mudah, dengan harga yang stabil.

Prospek pengembangan usaha
 
Untuk tahap pertama, usaha dimulai dengan pembesaran ikan lele saja, apabila nanti prospeknya sesuai dengan yang dihapkkan, baru kita coba melakukan pambibitan dan membuat pakan sendiri. Sehingga nantinya bisa menyerap tenaga kerja.
 

Faktor Pendukung dan Penghambat

Setiap usaha yang dijalankan tentu akan ada kendala dan resikonya. Sekarang bagaimana meminimalisir kemungkinan kegagalan itu dengan memperhitungkan factor-faktor penyebab kegagalan tersebut, seperti halnya usaha ini ada beberapa faktor yang menurut saya nantinya akan mempengaruhi perkembangan usaha ini.
 

Faktor-faktor pendukung:
1.    Telah tersedianya kolam dengan ukuran ± 2x3 sebenyak tiga petak dengan biaya sewa yang cukup murah
2.    Persediaan air mencukupi karena lokasi kolam terletak ditepi sungai.
3.    Bibit, pakan dan pasar mudah di dapat.
4.    Harga jual stabil.


Faktor-faktor penghambat
:
1.    Kemungkinan nantinya akan dimangsa Predator, karena lokasi kolam yang terletak disamping sungai
2.    Serangan Penyakit parasit atau penyakit yang disebabkan oleh organisme tingkat rendah seperti virus, bakteri, jamur, dan protozoa yang berukuran kecil.
3.    Lele juga merupakan predator sesamanya (meng-kanibal lele lain).
 


Solusi dalam mengatasi faktor-faktor penghambat :
1.    akan dipersiapkan jaring kawat untuk menutupi permukaan kolam, sehingga bisa mengatasi predator. Pemilihan bibit unggulan, Pemeliharaan lele secara intensif, pemberian obat.
2.    Memberi makan yang cukup.secara teratur, serta memupuk perkembangan plankton, cacing, insekta, udang-udang kecil dan mollusca., dan mensortir setiap bulannya, untuk memisahkan lele sesuai ukurannya.


Rencana anggaran biaya usaha
     Modal awal yang kami butuhkan untuk medirikan Usaha Ikan Lele ini dan biaya operasional, makanan Ikan selama 1 bulan pertama adalah  Rp 23.300.000,-

Anggaran biaya yang dibutuhkan :
1.     Ikan Lele Dumbo
1 Ekor = 250 @ 1000 ekor bibit lele ( Perkolam / P x L = 3 x 2 meter )
            = 250.000 @ 10 Kolam                                      = Rp.     2.500.000,-
2.     Sewa tampat ( Kolam 2 Tahun )                                        = Rp.  20.000.000,-
3.     Peralatan ( Ember, gayung, pisau )                                   = Rp.       150.000,-
4.     Biaya perawatan ( Obat – obatan untuk ikan )                  = Rp.       100.000,-
5.     Seser / Jaring                                                                     = Rp.       450.000,-
                                                                                         =Rp.  23.300.000,-

Pengeluaran Perbulan
1.     Operasional ( Listrik, Air, Telefon 1 Bulan )                         = Rp.       200.000,-
2.     Makanan Ikan ( 1 Bulan ) untuk 10 kolam                           = Rp.    1.000.000,-
3.     Karyawan 5 Orang @ Rp. 500.000,- /  Bulan                      = Rp.    2.500.000,-
                                                                                                   = Rp.    3.700.000,-

Modal Awal 23.300.000 – 3.700.000 (pengeluaran)               = 19.600.000




Pendapatan 
Diasumsikan setelah umur 4 bulan
5 ekor lele = 1 kg dengan jumlah 10.000 ekor lele dan manimbang ikan lele merupakan predator sesamanya maka lele yang tinggal diperkirakan tinggal 90% sewaktu panen 10.000 x 90 % = 9000 ekor = 1800 kg
Produksi lele
1800 kg x Rp 12.000,-/kg = Rp 21.600.000,- 

PENUTUP
 
Setelah dilihat prospek usaha budidaya ikan lele, dari aspek produksi, aspek pemasaran, faktor pendukung dan penghambat, rencana pengembangan usaha, rencana anggaran biaya, dan proyeksi rugi- laba, maka saya berkesimpulkan, bahwa usaha budidaya ikanlele merupakan usaha dengan modal yang relatif kecil tapi memiliki prospek yang sangat baik untuk direalisasikan. diharapkan nantinya ada suplai modal untuk merealisasikan usaha ini.
Oldest